Utamakan kebutuhan operasional
Bagikan lokasi yang dapat diverifikasi, waktu pembaruan, jenis kebutuhan, jumlah perkiraan, dan kanal kontak resmi. Hindari pesan panjang yang mencampur rumor, opini, dan permintaan. Tandai informasi yang belum dikonfirmasi. Dalam situasi bergerak cepat, satu pembaruan bertanggal lebih berguna daripada banyak salinan tanpa sumber.
Lindungi orang terdampak
Jangan menampilkan wajah korban, anak, dokumen identitas, nomor pribadi, atau lokasi tempat berlindung yang sensitif tanpa alasan keselamatan yang jelas. Foto penderitaan bukan syarat agar bantuan dianggap nyata. Mintalah izin bila memungkinkan dan pertimbangkan dampak jangka panjang. Informasi medis individual hanya dibagikan kepada pihak yang perlu menangani.
Cocokkan dengan kanal resmi
Periksa badan penanggulangan, pemerintah daerah, layanan darurat, organisasi kemanusiaan, dan media lokal. Nomor rekening atau penggalangan dana perlu dicocokkan dengan situs penyelenggara dan identitas penerima. Waspadai akun baru yang menyalin foto kejadian lain. Bila jaringan terbatas, gunakan pesan ringkas dan sebutkan sumber terakhir yang berhasil dihubungi.
Perbarui dan cabut informasi lama
Ketika kebutuhan terpenuhi, jalan kembali terbuka, atau nomor berubah, edit unggahan utama serta balas salinan populer dengan status terbaru. Jangan menghapus koreksi sehingga orang kehilangan konteks. Catat waktu pada setiap pembaruan. Kebiasaan menutup siklus informasi mengurangi bantuan ganda, panggilan berulang, dan penyebaran pesan lama setelah keadaan berubah.
Artikel terkait
- Cara memeriksa apakah video viral berasal dari kejadian lama
- Mengenali tangkapan layar berita dan percakapan palsu
- Menghindari tautan berbahaya di balik kabar viral