Simpan klaim yang menyertai
Catat siapa yang disebut, lokasi, tanggal, peristiwa, dan akun pertama yang Anda lihat. Pisahkan isi video dari narasi pengunggah karena keduanya dapat berasal dari waktu berbeda. Salin tautan dan ambil tangkapan layar yang memuat nama akun serta waktu. Jangan langsung mengunduh lalu mengunggah ulang karena jejak sumber justru dapat hilang.
Ambil bingkai kunci
Pilih beberapa bingkai yang menampilkan bangunan, papan nama, kendaraan, cuaca, atau objek khas. Gunakan pencarian gambar balik pada lebih dari satu bingkai karena hasil dapat berbeda. Potong area yang relevan tanpa mengubah isi. Temuan unggahan lebih lama membuktikan video bukan baru, tetapi belum otomatis menjelaskan lokasi dan konteks aslinya.
Cocokkan petunjuk lapangan
Perhatikan bahasa, marka jalan, arah lalu lintas, seragam, nomor kendaraan, bayangan, dan bentuk bangunan. Bandingkan dengan peta, foto resmi, serta laporan media setempat. Hindari menyimpulkan lokasi hanya dari satu logo yang dapat muncul di banyak daerah. Cuaca dan musim membantu, tetapi perlu data tambahan karena rekaman dapat diedit atau digabung.
Terbitkan kesimpulan terbatas
Nyatakan apakah klaim benar, keliru, menyesatkan, atau belum cukup bukti, lalu tunjukkan langkah verifikasi. Jangan menyebut identitas orang yang belum dipastikan. Jika video memuat korban atau anak, pertimbangkan privasi dan jangan mengulang gambar sensitif. Tujuan cek fakta adalah mengurangi dampak salah informasi, bukan memperpanjang jangkauan konten berbahaya.
Artikel terkait
- Mengenali tangkapan layar berita dan percakapan palsu
- Menghindari tautan berbahaya di balik kabar viral
- Berbagi kabar secara bertanggung jawab saat keadaan darurat